Senin, 06 April 2015

SNIPER M16 BAWAAN SPOTTER

 Penembak jitu adalah istilah yang dipakai pada bidang militer. Seorang penembak jitu terlatih untuk menembak secara tepat dan akurat dengan menggunakan senapan tipe tertentu. Beberapa doktrin militer memakai penembak jitu yang tergabung dalam infanteri tingkat regu.
Penembak jitu modern sering disamakan dengan penembak runduk (sniper), padahal, keduanya sebenarnya berbeda
      Seorang sniper akan mudah teridentifikasi oleh lawan dan akan cukup kesulitan jika ia bekerja sendirian. Maka, dalam setiap aksinya ia didampingi oleh kawan setianya, spotter. Spotter ini ibarat kaki sebelah seorang sniper. Dalam tugas di lapangan, jika sniper tak didampingi oleh spotter, maka kekuatannya akan pincang dan menjadi rapuh. Sebagai pendamping, spotter bertugas menjadi observer, mengamati situasi, mencari sasaran, menghitung jarak, mengoreksi tembakan serta melindungi sniper itu sendiri. Oleh karena itu, sebenarnya tidak ada perbedaan dengan sniper sebab mereka mendapatkan asupan training dan yang sama. Soal kemampuan pun bisa disamakan. Spotter pun bisa bekerja menggantikan sang sniper jika si penembak itu merasa kelelahan atau kurang siap dalam membidik targetnya.  

Peralatan yang dibawa Spotter untuk melengkapi gelaran operasinya bersama sniper tergantung pada medan pertempuran. Dalam operasi yang memerlukan dua orang, posisi ini diisi sniper dan spotter. Sniper membawa kaliber .308 inci dan spotter lebih memilih M16 sebagai menu bawaannya. Sebagai pelindung bagi sniper, M16 bawaan spotter cukup tangguh untuk jarak menengah. Senapan ini bisa dipasangi teleskop dengan magnifikasi sedang serta bagian bawah laras bisa ditumpangi oleh pelontar granat M203 40mm.

M16 bawaan spotter punya jarak efektif 600 m. Senapan ini cukup ringan untuk dibawa-bawa sehingga pergerakan spotter cukup lincah, sekaligus membawa logistik yang cukup buat sniper-nya. Kaliber peluru yang cuma 5,56mm bisa memastikan spotter untuk membawa banyak amunisi. Ada juga spotter yang membawa Diemaco C8A2 (varian M16 lisensi Kanada).

Dalam gelaran operasi yang memerlukan tim sniper tiga orang, maka orang ketiga akan bertindak sebagai pelindung bagi sniper dan spotter. Sniper yang bertugas menembak biasanya akan membawa senapan heavy sniper rifle yang berkaliber lebih besar. Misalnya M82A1 dengan amunisi kaliber .50 BMG. Senapan runduk berat yang mempunyai jarak efektif 1000-1500 meter. Spotter akan bertindak sebagai penembak runduk kedua dan melengkapinya dengan senapan bolt action C3A1 atau M40A1 kaliber .308 inci. Sedangkan kru ketiga akan banyak berperan sebagai overwacth yang melakukan pengawasan saat kedua rekannya melakukan eksekusi.
Selain mengambil alih sebagai eksekutor saat sniper mengalami kelelahan, tugas spotter tak jauh berbeda dengan sniper sebagai penembak utama. Spotter akan selalu di dekat sniper untuk mapping, memberikan informasi dan mengoreksi tembakan sniper. Tugas observer akan dilakukan spotter untuk mengidentifikasi keberadaan target, membaca angin serta memberikan arahan-arahan posisi target kepada sniper. Ketika semua telah masuk sasaran, spotter memberikan konfirmasi
 kepada sniper untuk melakukan tembakan. Sniper tinggal menarik pelatuk.


Jika waktu memungkinkan, spotter yang fokus pada jejak uap peluru di udara untuk mengoreksi tembakan memberikan konfirmasi secepatnya. Jika tembakan meleset spotter dengan cekatan memberikan arahan yang sesuai dengan target. Tembakan kedua tim akan sangat berhati-hati jika tak ingin posisi ketahuan musuh. Dalam beringsut melakukan pergerakan berpindah tempat, tugas spotter yang akan lebih sigap untuk siaga penuh. Dengan M16 yang siap ditembakkan, berjalan merunduk beringsut jika posisi tim berada di antara rintangan pandangan yang mencukupi. Dengan posisi demikian, jika tiba-tiba di depan atau dalam jarak yang terjangkau M16 bawaan spotter, ia tinggal memantik pelatuk yang telah siaga untuk menghajar musuh.


 SejarahSalah satu awal munculnya penembak jitu adalah dalam Revolusi Amerika. Kompi senapan Amerika, yang dipersenjatai Pennsylvania/Kentucky Long Rifle, menjadi prajurit dalam Tentara Kontinental. Karena keakuratan prajurit-prajurit ini, banyak perwira Inggris yang harus mencopot lambang perwira mereka, agar tidak dijadikan target.
Pemakaian awal penembak jitu lainnya adalah pada Angkatan Darat Inggris di era Napoleon. Ketika itu, tentara lain lebih banyak menggunakan musket yang tidak akurat, tapi Green Jackets Inggris menggunakan senapan Baker yang terkenal. Dengan alur khusus didalam larasnya, senapan ini jauh lebih akurat, walau pengisiannya lebih lama. Para pemakai senapan ini termasuk tentara elit Inggris, dan menjadi garis depan yang diandalkan pada banyak pertempuran.

Penembak jitu juga dipakai pada Perang Saudara Amerika. Penembak jitu ini digunakan oleh kedua pihak berjuang berperang. Prajurit elit ini terlatih dan dipersenjatai dengan baik, dan juga ditempatkan di garis depan sebagai yang pertama melawan musuh.

Semboyannya yang terkenal yakni one shot, one kill (satu tembakan, satu terbunuh). Begitulah hukum wajib para sniper. Tidak ada peluru yang terbuang. Tak ada kamus meleset, karena itu pertanda kegagalan. Laksanakan tugas, lalu hilang balik ditelan angin.
Sesuatu yang bersifat tersembunyi atau tersamar (undercover), selalu menarik untuk diungkap. Sniper atau penembak runduk adalah salah satu diantaranya. Sniper, atau penembak runduk adalah seorang prajurit infanteri yang secara khusus terlatih untuk mempunyai kemampuan membunuh musuh secara tersembunyi dari jarak jauh dengan menggunakan senapan. 

Jadilah bangsa yang Berkarakter ungul dan Kuat Jadilah seorang Sniper bermentalkan baja
Tetap Semangat dengan Jiwa Korsa Komando

Kamis, 04 September 2014

10 BADAN INTELIJEN TERBAIK DI DUNIA

Merancang System Intelejen Musuh

oleh Bapak Asmuransyah (Catatan) pada 10 Februari 2011 pukul 21:16
Untuk menjawab tantangan dari musuh/lawan terlebih dahulu harus dirancang suatu system Operasi Intelejen secara efektif dan efesien.
Ada empat langkah pokok dalam merancang system intelejen bersaing yaitu adalah dengan :

1.     Menyusun System ( Setting Up The System ) : yaitu dengan mengindenfikasikan data dan informasi serta menugaskan seseorang untuk mengelola atau mencari system dan pelayanannya
2.     Mengumpulkan Data ( Colllecting The Data ) : Yaitu untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber yang relevan dan akurat
3.     Evaluasi dan Analisis ( Evaluating and Analyzing ) : Yaitu dengan mengevaluasi data – data yang terkumpul, kemudian dianalisis keandalannya atau kekuatannya
4.     Penyebaran dan Tanggapan ( Disseminating and Responding ) : yaitu dengan data yang telah dianalisis keadaanya, selanjutnya disampaikan kepada Atasan/pimpinan yang berkepentingan atau membutuhkan untuk dijadikan acuan dalam menentukan keputusan yang relevan.

Banyak alternatif dalam menentukan mengorganisasikan pasukan /team untuk melaksanakan fungsi – fungsi system intelejen bersaing, hal ini tergantung pada system / strategi yang dipakai oleh  Pimpinan/atasan.
Intelijen dimana-mana di seluruh dunia, setiap aksinya selalu rahasia. Bila sampai ketahuan, maka itu kebodohan intelijen. Bahkan ada satu negara yang menyatakan, kalau kamu sampai ketahuan, maka negara akan menolak keterlibatan I dalam operasi seorang intel. Kerja intel itu seperti siluman, tanpa bekas
10 BADAN INTELIJEN TERBAIK DI DUNIA

Badan Intelijen merupakan instrument yang efektif dari kekuatan negara dan nasional.
Tujuan utama dari badan intelijen negara umumnya adalah untuk melindungi kepentingan negara/nasional di bidang politik, ekonomi, dan keamanan terhadap ancaman dari dalam maupun luar negeri. Berikut badan-badan intelijen terbaik dunia sesuai dengan peringkatnya: 

1. ISI – Pakistan 
Dengan catatan keberhasilannya, ISI (The Inter-Services Intelligence) adalah intelijen terbaik di dunia. Keberhasilannya dalam mencapai tujuan tanpa melakukan invasi secara penuh dari Pakistan oleh Soviet merupakan prestasi yang tak tertandingi oleh badan intelijen dari negara-negara lain sampai saat ini. 

2. Mossad – Israel 
Operasi Utamanya adalah mengawasi bangsa-bangsa dan organisasi Arab di seluruh dunia. Sepanjang 1970-an, mossad membunuh pejuang PLO yang terlibat peristiwa September Hitam yang menewaskan sejumlah atlet Israel pada Olimpiade di Munich, Jerman. Mossad dianggap salah satu badan intelijen yang paling sukses di dunia. Namun ia pernah pula beberapa kali melakukan kesalahan-kesalahan besar. Antara lain mereka pernah membunuh orang secara tidak sengaja, yaitu salah seorang aktivis Palestina. 

3. M1-6 – United Kingdom/Inggris
Dikenal juga dengan Dinas Intelijen Rahasia (Secret Intelligence Service, SIS), adalah badan intelijen eksternal Britania Raya. Prestasi para agen MI6 ini terbilang cemerlang. Sejumlah operasi intelijen kontra Jerman dan Rusia sukses dijalankan pada Perang Dunia 1 dan 2. Terutama pada PD 1, saat MI6 dipimpin spymaster Mansfield Smith Cumming. Berulangkali mereka berhasil mengalahkan Jerman. 

4. CIA – Amerika  Serikat
Pada era Perang dingin dengan Uni Soviet, tugas-tugas CIA lebih banyak diarahkan pada kontra-intelijen. Kini, CIA juga mulai menangani peredaran narkotika, perdagangan senjata gelap, dan yang paling hangat ialah kontra-teroris, terutama setelah serangan 9/11 WTC.

5. MSS – Cina MSS (Ministry of State Security)/lembaga keamanan Republik Rakyat Cina. 
MSS bertugas sebagai badan intelijen untuk masalah keamanan diluar maupun didalam negeri. Badan intelijen ini pun mempunyai otoritas yang sama untuk menangkap atau menahan orang sebagai polisi reguler. Salah satu misi utama dari MSS adalah memastikan keamanan negara melalui tindakan efektif melawan agen musuh, mata-mata, dan komtra-revolusioner kegiatan yang dirancang untuk sabotase atau menggulingkan system sosialis Cina. 

6. BND – Jerman Bundesnachrichtendienst/badan intelijen asing pemerintah Jerman, 
dibawah kendali Kantor Kanselir. BND bertindak sebagai system peringatan dini untuk memperingatkan pemerintah Jerman terhadap ancaman kepentingan negara dari luar negeri. Badan intelijen ini bertugas mengumpulkan dan mengevaluasi informasi pada berbagai bidang, seperti terorisme internasional, proliferasi WMD dan transfer ilegal, kejahatan terorganisir, perdagangan senjata dan narkoba, pencucian uang, serta migrasi ilegal. 

7. FSB – Rusia Dinas Keamanan Federal Federasi Rusia (FSB) 
adalah badan keamanan domestic utama dari Federasi Rusia dan penerus dari era Soviet Cheka, NKVD dan KGB. FSB terlibat dalam kontra-intelijen, keamanan internal dan perbatasan, kontra-terorisme, dan pengawasan. Kantor pusatnya berada di Lubyanka Square, pusat kota Moskow, lokasi yang samasebagai bekas markas KGB. 

8. DGSE – Perancis Directorate General for External Security adalah badan intelijen eksternal Prancis. DGSE memiliki sejarah yang agak pendek dibandingkan dengan badan intelijen lain. Focus utamanya adalah untuk mengumpulkan intelijen dari sumber-sumber asing untuk membantu dalam strategi militer. 

9. RAW – India Research and Analysis Wing 
Dibentuk setelah Republik India yang baru  dihadapkan dengan 2 perang berturut-turut, perang Sino-India tahun 1962 dan perang India-Pakistan tahun 1965. Fungsi utamanya adalah pengumpulan intelijen eksternal, kontra-terorisme dan operasi-operasi rahasia. Selain itu ia bertanggung jawab untuk memperoleh dan menganalisis informasi tentang pemerintah asing, korporasi, dan orang-orang, dalam rangka untuk memberi masukan pembuat kebijakan luar negri India 

10. ASIS – Australia Australian Secret Intelligence Services (Dinas Intelijen Rahasia Australia)
bertanggung jawab untuk mengumpulkan intelijen asing, melakukan kegiatan kontra-intelijen dan kerjasama dengan badan-badan intelijen lain di luar negeri. Tujuan utamanya, seperti kebanyakan lembaga lain, adalah untuk melindungi kepentingan politik dan ekonomi negara serta menjaga kestabilan keamanan rakyat Australia terhadap ancaman nasional. 
Operasi IntelijenPada dasarnya, intelijen adalah bersifat mengumpulkan informasi. Pada perkembangannya terutama yang berurusan dengan masalah negara, juga ditambah dengan usaha sejauh mana menyelesaikan setiap ancaman yang dilakukan secara efektif, rahasia, dan langsung menuju sasarannya yang dikenal dengan operasi intelijen yang sering dikenal juga dengan operasi klandestin.

Dalam dunia intelijen
 terkadang sarat dengan indikasi penyusupan, sabotase, mata-mata, penyadapan, pengecohan informasi bahkan yang sekelas dengan konspirasi besar. Bagi pemerintahan, intelijen merupakan mata dan telinga negara guna mengantisipasi dan mengeleminir terjadinya suatu ancaman yang mengarah kepada terganggunya keamanan dan stabilitas negara. Banyak sejarah intelijen yang menorehkan sebuah kesuksesan besar dan juga kegagalan bagi jalannya suatu pemerintahan. Seperti di Amerika Serikat (AS) yang terkenal dengan Central Inteligent Agency (CIA) bernama Allan Pope pernah masuk ke Indonesia dan terlibat langsung terhadap rencana pembunuhan presiden indonesia Bung Karno dimasa pemberontakan Permesta dengan membombardir istana kepresidenan menggunakan pesawat B-26 Invader AUREV namun usahanya tersebut gagal karena bung karno waktu itu tidak berada ditempat. Kemudian allan pope pesawatnya tertembak jatuh dan tertangkap oleh Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) saat merencanakan pemboman terhadap armada tempur gabungan yang sedang melakukan konvoi dilaut. Israel dengan Mossadnya yang mampu mengelabuhi dan melemahkan kemampuan tempur lawannya Syiria melalui agennya yang bernama Eli Cohan saat melaksanakan perang enam hari antara Israel dan Syiria di bukit tinggi golan.

Sedangkan di Indonesia sendiri juga ada Badan Intelijen Negara (BIN) yang bertugas sebagai mata dan telinga pemerintah dengan cara mengumpulkan dan menganalisa data kemudian diolah menjadi sebuah informasi yang akurat. Selain BIN Indonesia juga memiliki Badan Intelijen Strategis (BAIS) milik institusi TNI yang mana tugasnya adalah khusus menangani intelijen kemiliteran dan berada di bawah komando Markas Besar Tentara Nasional Indonesia. BAIS bertugas untuk menyuplai analisis-analisis intelijen dan strategis yang aktual maupun perkiraan ke depan -biasa disebut jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang- kepada Panglima TNI dan Departemen Pertahanan.


Pasukan elit tempur yang dimiliki TNI ADyaitu KOPASSUSjuga memiliki satuan Intelijen tempur atau combat intel yang bernama SANDHI YUDHA yang memiliki spesifikasi tugas perang rahasia (clandestein operation) berguna untuk mengetahui kondisi dan situasi dilapangan. Karena misi dan operasinya yang bersifat rahasia, mayoritas dari kegiatan tugas daripada satuan KOPASSUS tidak akan pernah diketahui secara menyeluruh. Contoh operasi KOPASSUS yang pernah dilakukan dan tidak diketahui publik seperti: Penyusupan ke pengungsi Vietnam di pulau Galang untuk membantu pengumpulan informasi untuk di kordinasikan dengan pihak Amerika Serikat (CIA), penyusupan perbatasan Malaysia dan Australia dan operasi patroli jarak jauh (long range recce) di perbatasan Papua nugini.

Tugas dari intelijen sendiri yaitu mengumpulkan data-data yang didapatnya dan kemudian diolah hingga menjadi suatu data yang valid dan akurat melalui fakta-fakta yang ada dan telah di verifikasi. Kata intelijen sendiri juga sering digunakan untuk menyebut seseorang sebagai pengumpul informasi.


Prosesnya

Informasi yang dikumpulkan bisa sulit untuk didapatkan, atau bahkan informasi rahasia, yang didapatkan dengan spionase ("sumber tertutup"), atau dapat juga berupa informasi yang tersedia bebas, di surat kabar atau internet ("sumber terbuka"). Secara tradisional, pengumpulan intelijen berupa pengumpulan informasi dari segala sumber, lalu penyimpanan dan pengurutan informasi tersebut, dan diperkirakan sebagian kecil dari yang terkumpul akan berguna kemudian. Hasil dari pengumpulan intelijen ("produk") dan sumber serta metode pengumpulannya ("tradecraft") seringkali dirahasiakan.

Senin, 23 Juni 2014

PEMIMPIN YANG BERANI DAN TEGAS SERTA BERWIBAWA


Dalam konteks pemberitaan dan debat Pilpres, sebenarnya ada banyak kriteria pemimpin yang baik, termasuk Calon Presiden yang perlu dipertimbangkan dan dipilih nantinya. Beberapa kriteria tersebut antara lain :
1. Kapabelitas, yaitu memiliki kemampuan yang memadai, baik dari sisi intelektual, leadership, manajemen dan sebagainya.
2. Kredibelitas, yaitu selama ini orang tersebut memiliki track record yang baik, seperti jujur, komitmen yang tinggi, amanah, terpercaya, tidak arogan, bisa kerja sama, menghargai dan sebagainya.
3. Akseptabilitas, yaitu dapat diterima dan dapat diapresiasi oleh semua golongan.
4.Cinta tanah air siap mempetahankan aset negara dan Empat Pilar Kebangsaan : Pancasila . Uud 1945 . Bhinneka Tunggal Ika . Nkri

Oleh karena itu, pada pemilihan nanti berupayalah memilih pemimpin terbaik, yang sudah teruji kapabelitasnya, kredibelitasnya dan akseptablitasnya dengan tentu saja memohon petunjuk dari Alloh SWT. Mudah-mudahan partispasi kita dalam pemilihan Presiden nantinya sebagai bentuk ibadah dalam upaya mencapai kemaslahatan ummat.

Pemimpin sukses juga ahli komunikasi, dan ini sungguh terasa ketika mereka sedang berbicara mengenai “target kerja”. Mereka mengingatkan kolega kerja mereka tentang nilai-nilai perusahaan dan target yang dicapai — memastikan visi mereka benar-benar dapat dipahami dan diterjemahkan dalam langkah nyata.

Produktivitas individu serta manajamen waktu

Kapan memberdayakan setiap menit waktu produktif Anda menjadi tujuan utama? Sini saya kasih tahu: Jika Anda sulit hidup teratur, bukan orang yang rajin, memiliki
ruang kerja yang berantakan, serta tidak rapih bukan berarti bahwa Anda terpuruk dan mengenaskan. Itu hanya berarti bahwa Anda seperti banyak orang sukses dan
inovatif yang saya kenal selama beberapa tahun. Dan jika Anda masih harus mencari sedikit waktu, cukup lakukan seperti apa yang saya lakukan. Kurangi. Kurangi sama dengan menambah. Prioritaskan hal penting. Anda akan menjadi lebih sukses dan lebih bahagia. Cukup seperti itu.

Kecerdasan emosional
Gaya kepemimpinan dan manajemen secara tradisional telah habis. Kini masanya soft skill, siapa yang tidak ingin menjadi seorang CEO yang memiliki empati dan mawas diri? Masalah kecerdasan emosional adalah hal yang sulit diukur. Jika kecerdasan emosional bisa menjadi alat untuk memprediksi kesuksesan bisnis, lalu bagaimana Anda bisa menghitung kecerdasan emosional Steve Jobs, Bill Gates, Larry Ellison, Larry Page, Mark Zuckerberg,
serta puluhan wirausahawan dan eksekutif sukses lainnya?
DARI sudut psikologi-politik, pemimpin yang baik bukanlah  pemimpin yang mencalonkan diri tetapi pemimpin yang dicalonkan rakyat. Namun, 99,99% pemimpin yang muncul di Indonesia adalah pemimpin yang mencalonkan diri hanya karena antara lain punya uang banyak. Celakanya adalah, 99,99% rakyat Indonesia, terutama para pemilih dalam pemilu/pemilukada tidak memahami psikologi, terutama psikologi kepribadian. Hasilnya adalah munculnya pemimpin-pemimpin yang korup.
Mencalonkan diri dan ambisi
Calon pemimpin yang mencalonkan diri sebagian besar adalah karena faktor ambisi (dalam arti negatif). Sebab di belakang ambisi pribadi, tentu ada otivasi-motivasi pribadi. Karena fokusnya adalah pribadi, maka format berpikirnya adalah mengutamakan kepentingan pribadi. Hal ini akan mempengaruhi perilaku dan kebijakan-kebijakannya. Calon pemimpin yang demikianseringkali kurang memperhatikan kepentingan orang lain. Apalagi kepentingan rakyat. Kepentingan rakyat hanya merupakan kegiatan sampingan dan mungkin merupakan skala prioritas ke-9999. Kekecualian memang ada. Tetapi, kebanyakan begitu.
Dicalonkan rakyat dan amanah
Calon pemimpin yang dicalonkan rakyat adalah karena faktor amanah (dalam arti positif). Sebab, rakyat menilai orang yang dicalonkan dianggap sebagai tokoh masyarakat yang merakyat. Kebanyakan berdasarkan pengamatan sengaja atau tak sengaja selama bertahun-tahun. rakyat sudah mengenal kualitas pribadinya, perilakunya dan kualitas kepemimpinannya. Dengan demikian, jika dia terpilih, punya rasa tanggungjawab yang besar terhadap rakyatnya. Jika perlu, seluruh gajinya akan dibagikan ke rakyat, terutama rakyat miskin. Kekecualian memang ada, tetapi kebanyakan demikian.
Contoh
1.Sebagai manusia, Nabi Muhammad adalah manusia biasa. Namun sebagai Nabi, beliau adalah manusia yang luar biasa. Beliau tidak hanya dipilih rakyat, tetapi dipilih dan dipercaya langsung oleh Tuhan untuk mengajarkan, mengamalkan dan menyebarluaskan agama Islam.
2.Sebagai manusia biasa, Bung Karno wajar saja kalau suka wanita dan tukang kawin. Tetapi sebagai pejuang kemerdekaan, beliau mempunyai nilai lebih yang layak diapresiasi. Punya ideologi yang jelas. Beliau maju sebagai presiden atas usulan dan desakan rakyat. Karena telah terbukti beliau punya jasa-jasa terhadap kepentingan bangsa dan negara. Bukan demi kepentingan pribadinya. Walaupun Bung Karno maju sebagai capres menggunakan keendaraan politik PNI (Partai Nasional Indonesia), namun beliau menang telak dalam pemilu sebab beliau telah terbukti berangkat dari perjuangan nyata demi rakyat.
Bagaimana calon pemimpin sekarang
Kualitas calon pemimpin kita kebanyakan bermodalkan uang banyak, pamer gelar sarjana, pakai peci dan jilbab hanya saat kampanye visi dan misi yang tidak realiisris, janji-janji sorgawi, slogan-slogan berupa pepesan kosong dan mencalonkan diri demi ambisi pribadi dan golongannya. Kalaupun dia terpilih, bukan karena kualitasnya, tetapi karena uang dan janji-janji sorganya. Atau karena faktor popularitas, kharisma, figurnya dan hal-hal lain yang tidak ada hubungannya dengan kualitas. Calon-cal;on pemimpin sekarang juga banyak yang tidak punya ideologi yang jelas.
Jangan memilih calon pemimpin yang mencalonkan diri dan ambisius
Dari sudut agama dan perilaku, Nabi Muhammad berpesan agar rakyat jangan memilih calon pemimpin yang ambisius:
Antara lain:
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda: ”Demi Allah, saya tidak akan menyerahkan jabatan kepada orang yang meminta dan tidak pula kepada orang yang berharap-harap untuk diangkat”.



1. Pemimpin mestilah dari orang yang mengharapkan akhirat, ikhlas kepada Allah, mempunyai hati yang sejahtera dan sunyi dari penyakit-penyakit hati yang meruntuhkan amalan seperti riya’, tidak kasihkan pangkat dan jawatan, tidak berebut untuk jadi pemimpin atau sombong dan lain-lain.

2. Mempunyai akal yang waras, kebijaksanaan, pengalaman dan luas pemerhatian, berupaya mengalisa berbagai persoalan serta dapat memahami dan bertindak dengan baik terhadapnya. Ia mestilah bukan seorang yang kerap lupa (pelupa) atau tertutup pemikirannya.
 

3. Mesti bersifat dan berakhlaq lemah-lembut, kasihan belas dan mudah berurusan. Pimpinan akan terdedah kepada pelbagai ragam manusia. Oleh itu pimpinan perlu memudahkan urusan manusia lainnya dan jangan menjauhkan dan menjarakkan diri dari pergaulan dengan masyarakat.

4. Berani dan bermaruah dan tidak penakut atau membuta tuli. Alangkah bahanya ke atas jamaah jika terdapat pimpinan yang penakut dan bertindak membuta tuli. Dasar keberanian ialah ketetapan hati dan kepercayaan terhadap Allah serta kosong hati dari sifat wahan, iaitu kasihkan dunia dan takut mati. Keberanian yang dituntut ialah berterus terang dalam menyatakan kebenaran, menyembunyikan rahsia, mengakui kesalahan, dan berlapang dada.

5. Tawaddhu’ dan tidak meninggi diri ke atas orang lain. Kesombongan adalah penyakit yang menyebabkan hati tertutup untuk didekati. Inilah penyakit yang paling sukar diubati oleh pimpinan.

6. Menunaikan janji dan perjanjian. Akhlak ini adalah antara akhlaq yang paling dituntut ke atas umat Islam secara umum dan bagi mereka yang bekerja dalam jamaah secara khusus. Akhlaq ini akan mewujudkan suatu suasana kerja yang damai, penuh dengan kepercayaan, ketenangan dan kerjasama. Menunaikan janji adalah suatu tuntutan agama dan mengingkari janji akan memahatkannya sebagai calon ‘munafik’.
 

7. Sabar. Pimpinan adalah golongan yang paling banyak dijui dengan kesabaran. Pimpinan perlulah golongan yang paling banyak bersabar di dalam menghadapi kerenah ahli-ahli dalaman serta ancaman luaran. Kerana kesabaran pimpinan akan menjadi ukuran kepada anggota bawahan untuk terus cekal dan istiqomah dalam perjuangan.

8. Suci diri dan mulia. Antara cirri seorang pemimpin adalah orang yang mampu mengawal diri dari mengikut tuntunan hawa nafsunya dan keseronokan dunia. Ia perlulah mampu mengawal diri dari mengikut hawa nafsu dan menjadi contoh yang baik untuk diikuti oleh orang bawahannya.

9. Adil dan saksama walaupun kepada diri sendiri. Pemimpin perlu bersikap adil dan saksama. Adil beerti meletakkan sesuatu pada tempatnya, memberi hak kepada mereka yang berhak menerimanya dan membuat keputusan dengan adil walaupun ia akan merugikan dirinya sendiri.
Kesalahan anak buah merupakan tanggung jawab pemimpin atau komandan.
Pemimpin harus bisa memberikan alasan alasan  kuat yang mendasari kesuksesan tujuan dan kegagalan anggota-anggotanya tanggung jawab Komandan

Komandan harus bisa memberikan contoh petunjuk yang baik