Minggu, 28 Juli 2013

MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1434.H

KOMANDO RESIMEN MAHASISWA INDONESIA MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1434.H MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN  TAQOBBALLAHU MINNA WA MINKUM MINAL AIDIN WAL FAIDZIN
RESIMEN MAHASISWA INDONESIA





Jumat, 05 Juli 2013

JANJI KOMANDO DENGAN EMPAT PILAR

PANCA DHARMA SATYA
1.      KAMI ADALAH MAHASISWA WARGA NEGARA     
         NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG
         BERLANDASKAN PANCASILA

2.      KAMI ADALAH MAHASISWA YANG SADAR AKAN  
         TANGGUNG JAWAB SERTA KEHORMATAN DALAM
         PEMBELAAN NEGARA DAN TIDAK MENGENAL
         MENYERAH.

   3.   KAMI PUTRA INDONESIA YANG BERJIWA KSATRIA
         DAN BERTAQWA KEPADA TUHAN YANG MAHA  ESA  
        SERTA MEMBELA KEJUJURAN, KEBENARAN DAN
        KEADILAN

   4   KAMI ADALAH MAHASISWA YANG MENJUNJUNG
        TINGGI  NAMA DAN KEHORMATAN GARBA ILMIAH
        DAN SADAR AKAN HARI DEPAN BANGSA DAN   
        NEGARA

5  KAMI ADALAH MAHASISWA YANG MEMEGANG 
             TEGUH DISIPLIN LAHIR DAN BATHIN PERCAYA  
             PADA DIRI SENDIRI MENGUTAMAKAN
             KEPENTINGAN NASIOANAL DI ATAS
             KEPENTINGAN PRIBADI MAUPUN GOLONGAN
                MARS MAHAWARMAN

Hai Satukanlah, padukanlah
Senantiasa Langkah Kita
Menuju Cita, Membangun Bangsa
Tanpa Pamrih Berbhakti 'Tuk Negara


Mari Tunjukan Pengabdian
dan Kembangkanlah Citra
di Masyarakat, Setiap Saat
Amalkanlah Ilmu yang Bermanfaat

Panca Dharma Satyalah Tekad Kita
dalam Mahawarman Kita di Bina
dengan Berlandaskan Jiwa Pancasila
Siap Menunjang Pola Hankamrata

Hai Korbarkanlah, Kerahkanlah
Semangat K'Satria
Mari Berjuang, Terus Berjuang
Jayalah Mahawarman Sepanjang Masa

Percaya diri adalah cara untuk meraih sukses.
Kesuksesan berasal dari kemauan yang kuat.
Lari dari kesulitan-kesulitan adalah suatu kesalahan.
Kegagalan adalah celaka kecil.
Penyesalan adalah celaka besar.
Yang membuat kita senang adalah pertempuran meraih kemenangan.
Perjuangan membangun kekuatan.

Kesalahan adalah pelajaran untuk menjadi bijak.
Masa depan menunggu kemampuan kita untuk mengubahnya.
Keberanian memiliki kecerdasan sekaligus keajaiban didalamnya.
Sukses bukanlah suatu kebetulan belaka.

Sometimes surrender means giving up trying to understand and becoming comfortable with not knowing.
(Terkadang ikhlas itu berarti berhenti untuk mengetahui, dan merasa nyaman dengan ketidaktahuan).
(Eckart Tolle dalam Stillness Speaks)

Melihat ke atas : memperoleh semangat untuk maju.
Melihat ke bawah : bersyukur atas semua yg ada.
Melihat ke samping : smangat kebersamaan.
Melihat ke belakang : sebagai pengalaman berharga.
Melihat ke dalam : untuk instropeksi &
Melihat ke depan : untuk menjadi lebih baik ...
Kejujuranku adalah ketenanganku.
Kejujuranku adalah kemuliyaan hidupku.
Kejujuranku adalah keberkahan dalam hidupku.
Kejujuranku berbuah kecintaanku pada sesama kawanku


Kamis, 30 Mei 2013

JANJII DAN SUMPAH PARA KOMANDO

                    

                       PANCA DHARMA SATYA
1.      KAMI ADALAH MAHASISWA WARGA NEGARA     
         NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA YANG
         BERLANDASKAN PANCASILA

2.      KAMI ADALAH MAHASISWA YANG SADAR AKAN  
         TANGGUNG JAWAB SERTA KEHORMATAN DALAM
         PEMBELAAN NEGARA DAN TIDAK MENGENAL
         MENYERAH.

   3.   KAMI PUTRA INDONESIA YANG BERJIWA KSATRIA
         DAN BERTAQWA KEPADA TUHAN YANG MAHA  ESA  
        SERTA MEMBELA KEJUJURAN, KEBENARAN DAN
        KEADILAN

   4   KAMI ADALAH MAHASISWA YANG MENJUNJUNG
        TINGGI  NAMA DAN KEHORMATAN GARBA ILMIAH
        DAN SADAR AKAN HARI DEPAN BANGSA DAN   
        NEGARA

5  KAMI ADALAH MAHASISWA YANG MEMEGANG 
             TEGUH DISIPLIN LAHIR DAN BATHIN PERCAYA  
             PADA DIRI SENDIRI MENGUTAMAKAN
             KEPENTINGAN NASIOANAL DI ATAS
             KEPENTINGAN PRIBADI MAUPUN GOLONGAN
                                      SUMPAH PRAJURIT
1. Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
2. Bahwa saya akan tunduk kepada hukum dan memegang teguh disiplin keprajuritan.
3. Bahwa saya akan taat kepada atasan dengan tidak membantah perintah atau putusan.
4. Bahwa saya akan menjalankan segala kewajiban dengan penuh rasa tanggung jawab kepada Tentara dan Negara Republik Indonesia.
5. Bahwa saya akan memegang segala rahasia Tentara sekeras-kerasnya.
Sapta Marga :
1. Kami Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendikan Pancasila.
2. Kami Patriot Indonesia, pendukung serta pembela Ideologi Negara yang bertanggung jawab dan tidak mengenal menyerah.
3. Kami Kesatria Indonesia, yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta membela kejujuran, kebenaran dan keadilan.
4. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, adalah Bhayangkari Negara dan Bangsa Indonesia.
5. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, memegang teguh disiplin, patuh dan taat kepada pimpinan serta menjunjung tinggi sikap dan kehormatan Prajurit.
6. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, mengutamakan keperwiraan di dalam melaksanakan tugas, serta senantiasa siap sedia berbakti kepada Negara dan Bangsa.
7. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, setia dan menepati janji serta Sumpah Prajurit.
Delapan Wajib TNI :
Demi Allah saya bersumpah / berjanji :
1. Bersikap ramah tamah terhadap rakyat.
2. Bersikap sopan santun terhadap rakyat.
3. Menjunjung tinggi kehormatan wanita.
4. Menjaga kehormatan diri di muka umum.
5. Senantiasa menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaannya.
6. Tidak sekali-kali merugikan rakyat.
7. Tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat.
8. Menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.
TENTARA NASIONAL INDONESIA DAN RESIMEN MAHASISWA INDONESIA  SIAP MEMPERTAHANKAN KEDAULATAN KEUTUHAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

Senin, 22 April 2013

SEMANGAT KOMANDO



BERHASIL TIDAK DIPUJI
GAGAL DICACI MAKI
HILANG TIDAK DICARI
MATI TIDAK DIAKUI

TIDAK BERANI LEBIH BAIK KEMBALI
RAGU RAGU PULANG SAJA






Komando Mengeja arti sebuah perintah kebersamaan dalam menjalin sebuah hubungan komonikasi Entah dengan keluarga, persaudaraan, persahabatan atau pun dengan bawahan atau atasan mungkin pasangan. Kebersamaan dalam komando menjadi suatu hal sangat penting dalam membina sebuah hubungan. Jelas kita tak pernah bisa benar-benar hidup sendiri dalam kehidupan ini. Kita tidak bisa menjadi manusia yang egois, yang merasa bisa melakukan segalanya sendirian, yang merasa tak membutuhkan lagi orang lain.

Kehidupan adalah sebuah siklus sebab akibat. Berbuat baik, saling berbagi dalam kebersamaan, menjalin sebuah hubungan yang positif itu pilihannya. Siapa yang menanam padi pasti akan tumbuh padi bukan?
Sebuah kebersamaan juga tidak bisa dipaksakan. Meskipun ada hubungan timbal balik, seperti sebuah simbiosis tapi atas dasar kerelaan. Karena dalam menjalin sebuah hubungan sosial kita harus belajar bagaimana pentingnya saling memahami, mau mendengar, mau berbagi dan mau untuk peduli. Karena dengan begitu kita akan bisa memaknai sebuah kebersamaan. Kebahagiaan dalam sebuah kebersamaan adalah ketika bahagia dengan kebersamaan itu sendiri. Artinya hubungan yang terjalin adalah sebuah kebaikan.


Namun terkadang dalam menjalin sebuah hubungan kita harus bisa menciptakan ruang dan jarak. Mengambil jarak yang kita butuhkan. Membiarkan ruangan dalam sebuah hubungan. Menciptakan suatu ruang untuk berekspresi. Sebuah ruangan yang kita butuhkan untuk bergerak bebas. Sebuah jarak yang kita butuhkan untuk introspeksi. Melihat apa yang sudah kita berikan, dari sudut pandang yang lebih luas. Ketika kita terlalu dekat, sudut pandang kita terlalu sempit. Akibatnya penilaian kita menjadi lebih subjektif. Saat kita menjauh, kita bisa melihat lebih menyeluruh. Hal ini dibutuhkan untuk lebih objektif.
Karena kebersamaan itu sendiri bukan berarti kita selalu bersama-sama secara fisik, tapi lebih pada hubungan psikologis. Tidak selamanya kita akan selalu bertemu dan bersama, mungkin suatu saat kita akan berpisah. Memang sesuatu diciptakan mempunyai pasangan sendiri-sendiri, sepertinya halnya Pertemuan dan Perpisahan…Dan semoga kebersamaan akan selalu ada, bersama indahnya masa yang terukir dan manisnya kenangan yang terekam.


Kita tetap harus siap dengan segala kemungkinan dan apapun yang terjadi. Ketika niat kita adalah sesuatu baik maka hasil akhirnya pun akan baik.
Seperti halnya dalam dunia kerja, kita pasti sering menghadapi berbagai permasalahan, baik dengan rekan kerja, maupun dengan pihak luar, namun dengan semangat kebersamaan dan senantiasa berdiskusi dengan tim secara bersama-sama, segala masalah akan dapat terpecahkan. Seperti halnya sapu lidi, jika sapu lidi tersebut hanya berjumlah satu buah lidi, ketika digunakan untuk menyapu seluruh halaman, maka akan memerlukan waktu yang cukup lama dan sangat sulit, namun jika sapu lidi tersebut memiliki lidi yang berjumlah banyak, maka akan dapat membersihkan semua halaman denagan cepat. Begitu juga dalam dunia kerja, ketika ada permasalahan dalam tim dan semua tim bersinergi untuk memecahkan masalah tersebut, maka semua masalah akan dapat terselesaikan, namun jika dalam dunia kerja terjadi individualisme, terkotak-kotak, maka akan sulit untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada. Semoga apapun hubungan yang sedang kita jalani saat ini, selalu bisa membawa kebahagiaan dalam kebersamaan yang sebenarnya. Wallahua’lam..


Kebersamaan Adalah Ikatan Terkuat. Betapapun Kita Berbeda Pikiran Dan Rasa Tapi Tetap Satu Tujuan Menggapai 5 Kata Yaitu Sukses. Sukses Adalah Sebuah Rangkaian Keberhasilan. ia Bukanlah Ujung Dari Sebuah Garis Hidup Dan ia Bukanlah Akhir Dari Keberhasilan Namun ia Adalah Rangkaian Rangkaian Keberhasilan Dalam Perjuangan Hidup.