Kamis, 04 September 2014

10 BADAN INTELIJEN TERBAIK DI DUNIA

Merancang System Intelejen Musuh

oleh Bapak Asmuransyah (Catatan) pada 10 Februari 2011 pukul 21:16
Untuk menjawab tantangan dari musuh/lawan terlebih dahulu harus dirancang suatu system Operasi Intelejen secara efektif dan efesien.
Ada empat langkah pokok dalam merancang system intelejen bersaing yaitu adalah dengan :

1.     Menyusun System ( Setting Up The System ) : yaitu dengan mengindenfikasikan data dan informasi serta menugaskan seseorang untuk mengelola atau mencari system dan pelayanannya
2.     Mengumpulkan Data ( Colllecting The Data ) : Yaitu untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber yang relevan dan akurat
3.     Evaluasi dan Analisis ( Evaluating and Analyzing ) : Yaitu dengan mengevaluasi data – data yang terkumpul, kemudian dianalisis keandalannya atau kekuatannya
4.     Penyebaran dan Tanggapan ( Disseminating and Responding ) : yaitu dengan data yang telah dianalisis keadaanya, selanjutnya disampaikan kepada Atasan/pimpinan yang berkepentingan atau membutuhkan untuk dijadikan acuan dalam menentukan keputusan yang relevan.

Banyak alternatif dalam menentukan mengorganisasikan pasukan /team untuk melaksanakan fungsi – fungsi system intelejen bersaing, hal ini tergantung pada system / strategi yang dipakai oleh  Pimpinan/atasan.
Intelijen dimana-mana di seluruh dunia, setiap aksinya selalu rahasia. Bila sampai ketahuan, maka itu kebodohan intelijen. Bahkan ada satu negara yang menyatakan, kalau kamu sampai ketahuan, maka negara akan menolak keterlibatan I dalam operasi seorang intel. Kerja intel itu seperti siluman, tanpa bekas
10 BADAN INTELIJEN TERBAIK DI DUNIA

Badan Intelijen merupakan instrument yang efektif dari kekuatan negara dan nasional.
Tujuan utama dari badan intelijen negara umumnya adalah untuk melindungi kepentingan negara/nasional di bidang politik, ekonomi, dan keamanan terhadap ancaman dari dalam maupun luar negeri. Berikut badan-badan intelijen terbaik dunia sesuai dengan peringkatnya: 

1. ISI – Pakistan 
Dengan catatan keberhasilannya, ISI (The Inter-Services Intelligence) adalah intelijen terbaik di dunia. Keberhasilannya dalam mencapai tujuan tanpa melakukan invasi secara penuh dari Pakistan oleh Soviet merupakan prestasi yang tak tertandingi oleh badan intelijen dari negara-negara lain sampai saat ini. 

2. Mossad – Israel 
Operasi Utamanya adalah mengawasi bangsa-bangsa dan organisasi Arab di seluruh dunia. Sepanjang 1970-an, mossad membunuh pejuang PLO yang terlibat peristiwa September Hitam yang menewaskan sejumlah atlet Israel pada Olimpiade di Munich, Jerman. Mossad dianggap salah satu badan intelijen yang paling sukses di dunia. Namun ia pernah pula beberapa kali melakukan kesalahan-kesalahan besar. Antara lain mereka pernah membunuh orang secara tidak sengaja, yaitu salah seorang aktivis Palestina. 

3. M1-6 – United Kingdom/Inggris
Dikenal juga dengan Dinas Intelijen Rahasia (Secret Intelligence Service, SIS), adalah badan intelijen eksternal Britania Raya. Prestasi para agen MI6 ini terbilang cemerlang. Sejumlah operasi intelijen kontra Jerman dan Rusia sukses dijalankan pada Perang Dunia 1 dan 2. Terutama pada PD 1, saat MI6 dipimpin spymaster Mansfield Smith Cumming. Berulangkali mereka berhasil mengalahkan Jerman. 

4. CIA – Amerika  Serikat
Pada era Perang dingin dengan Uni Soviet, tugas-tugas CIA lebih banyak diarahkan pada kontra-intelijen. Kini, CIA juga mulai menangani peredaran narkotika, perdagangan senjata gelap, dan yang paling hangat ialah kontra-teroris, terutama setelah serangan 9/11 WTC.

5. MSS – Cina MSS (Ministry of State Security)/lembaga keamanan Republik Rakyat Cina. 
MSS bertugas sebagai badan intelijen untuk masalah keamanan diluar maupun didalam negeri. Badan intelijen ini pun mempunyai otoritas yang sama untuk menangkap atau menahan orang sebagai polisi reguler. Salah satu misi utama dari MSS adalah memastikan keamanan negara melalui tindakan efektif melawan agen musuh, mata-mata, dan komtra-revolusioner kegiatan yang dirancang untuk sabotase atau menggulingkan system sosialis Cina. 

6. BND – Jerman Bundesnachrichtendienst/badan intelijen asing pemerintah Jerman, 
dibawah kendali Kantor Kanselir. BND bertindak sebagai system peringatan dini untuk memperingatkan pemerintah Jerman terhadap ancaman kepentingan negara dari luar negeri. Badan intelijen ini bertugas mengumpulkan dan mengevaluasi informasi pada berbagai bidang, seperti terorisme internasional, proliferasi WMD dan transfer ilegal, kejahatan terorganisir, perdagangan senjata dan narkoba, pencucian uang, serta migrasi ilegal. 

7. FSB – Rusia Dinas Keamanan Federal Federasi Rusia (FSB) 
adalah badan keamanan domestic utama dari Federasi Rusia dan penerus dari era Soviet Cheka, NKVD dan KGB. FSB terlibat dalam kontra-intelijen, keamanan internal dan perbatasan, kontra-terorisme, dan pengawasan. Kantor pusatnya berada di Lubyanka Square, pusat kota Moskow, lokasi yang samasebagai bekas markas KGB. 

8. DGSE – Perancis Directorate General for External Security adalah badan intelijen eksternal Prancis. DGSE memiliki sejarah yang agak pendek dibandingkan dengan badan intelijen lain. Focus utamanya adalah untuk mengumpulkan intelijen dari sumber-sumber asing untuk membantu dalam strategi militer. 

9. RAW – India Research and Analysis Wing 
Dibentuk setelah Republik India yang baru  dihadapkan dengan 2 perang berturut-turut, perang Sino-India tahun 1962 dan perang India-Pakistan tahun 1965. Fungsi utamanya adalah pengumpulan intelijen eksternal, kontra-terorisme dan operasi-operasi rahasia. Selain itu ia bertanggung jawab untuk memperoleh dan menganalisis informasi tentang pemerintah asing, korporasi, dan orang-orang, dalam rangka untuk memberi masukan pembuat kebijakan luar negri India 

10. ASIS – Australia Australian Secret Intelligence Services (Dinas Intelijen Rahasia Australia)
bertanggung jawab untuk mengumpulkan intelijen asing, melakukan kegiatan kontra-intelijen dan kerjasama dengan badan-badan intelijen lain di luar negeri. Tujuan utamanya, seperti kebanyakan lembaga lain, adalah untuk melindungi kepentingan politik dan ekonomi negara serta menjaga kestabilan keamanan rakyat Australia terhadap ancaman nasional. 
Operasi IntelijenPada dasarnya, intelijen adalah bersifat mengumpulkan informasi. Pada perkembangannya terutama yang berurusan dengan masalah negara, juga ditambah dengan usaha sejauh mana menyelesaikan setiap ancaman yang dilakukan secara efektif, rahasia, dan langsung menuju sasarannya yang dikenal dengan operasi intelijen yang sering dikenal juga dengan operasi klandestin.

Dalam dunia intelijen
 terkadang sarat dengan indikasi penyusupan, sabotase, mata-mata, penyadapan, pengecohan informasi bahkan yang sekelas dengan konspirasi besar. Bagi pemerintahan, intelijen merupakan mata dan telinga negara guna mengantisipasi dan mengeleminir terjadinya suatu ancaman yang mengarah kepada terganggunya keamanan dan stabilitas negara. Banyak sejarah intelijen yang menorehkan sebuah kesuksesan besar dan juga kegagalan bagi jalannya suatu pemerintahan. Seperti di Amerika Serikat (AS) yang terkenal dengan Central Inteligent Agency (CIA) bernama Allan Pope pernah masuk ke Indonesia dan terlibat langsung terhadap rencana pembunuhan presiden indonesia Bung Karno dimasa pemberontakan Permesta dengan membombardir istana kepresidenan menggunakan pesawat B-26 Invader AUREV namun usahanya tersebut gagal karena bung karno waktu itu tidak berada ditempat. Kemudian allan pope pesawatnya tertembak jatuh dan tertangkap oleh Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) saat merencanakan pemboman terhadap armada tempur gabungan yang sedang melakukan konvoi dilaut. Israel dengan Mossadnya yang mampu mengelabuhi dan melemahkan kemampuan tempur lawannya Syiria melalui agennya yang bernama Eli Cohan saat melaksanakan perang enam hari antara Israel dan Syiria di bukit tinggi golan.

Sedangkan di Indonesia sendiri juga ada Badan Intelijen Negara (BIN) yang bertugas sebagai mata dan telinga pemerintah dengan cara mengumpulkan dan menganalisa data kemudian diolah menjadi sebuah informasi yang akurat. Selain BIN Indonesia juga memiliki Badan Intelijen Strategis (BAIS) milik institusi TNI yang mana tugasnya adalah khusus menangani intelijen kemiliteran dan berada di bawah komando Markas Besar Tentara Nasional Indonesia. BAIS bertugas untuk menyuplai analisis-analisis intelijen dan strategis yang aktual maupun perkiraan ke depan -biasa disebut jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang- kepada Panglima TNI dan Departemen Pertahanan.


Pasukan elit tempur yang dimiliki TNI ADyaitu KOPASSUSjuga memiliki satuan Intelijen tempur atau combat intel yang bernama SANDHI YUDHA yang memiliki spesifikasi tugas perang rahasia (clandestein operation) berguna untuk mengetahui kondisi dan situasi dilapangan. Karena misi dan operasinya yang bersifat rahasia, mayoritas dari kegiatan tugas daripada satuan KOPASSUS tidak akan pernah diketahui secara menyeluruh. Contoh operasi KOPASSUS yang pernah dilakukan dan tidak diketahui publik seperti: Penyusupan ke pengungsi Vietnam di pulau Galang untuk membantu pengumpulan informasi untuk di kordinasikan dengan pihak Amerika Serikat (CIA), penyusupan perbatasan Malaysia dan Australia dan operasi patroli jarak jauh (long range recce) di perbatasan Papua nugini.

Tugas dari intelijen sendiri yaitu mengumpulkan data-data yang didapatnya dan kemudian diolah hingga menjadi suatu data yang valid dan akurat melalui fakta-fakta yang ada dan telah di verifikasi. Kata intelijen sendiri juga sering digunakan untuk menyebut seseorang sebagai pengumpul informasi.


Prosesnya

Informasi yang dikumpulkan bisa sulit untuk didapatkan, atau bahkan informasi rahasia, yang didapatkan dengan spionase ("sumber tertutup"), atau dapat juga berupa informasi yang tersedia bebas, di surat kabar atau internet ("sumber terbuka"). Secara tradisional, pengumpulan intelijen berupa pengumpulan informasi dari segala sumber, lalu penyimpanan dan pengurutan informasi tersebut, dan diperkirakan sebagian kecil dari yang terkumpul akan berguna kemudian. Hasil dari pengumpulan intelijen ("produk") dan sumber serta metode pengumpulannya ("tradecraft") seringkali dirahasiakan.

Senin, 23 Juni 2014

PEMIMPIN YANG BERANI DAN TEGAS SERTA BERWIBAWA


Dalam konteks pemberitaan dan debat Pilpres, sebenarnya ada banyak kriteria pemimpin yang baik, termasuk Calon Presiden yang perlu dipertimbangkan dan dipilih nantinya. Beberapa kriteria tersebut antara lain :
1. Kapabelitas, yaitu memiliki kemampuan yang memadai, baik dari sisi intelektual, leadership, manajemen dan sebagainya.
2. Kredibelitas, yaitu selama ini orang tersebut memiliki track record yang baik, seperti jujur, komitmen yang tinggi, amanah, terpercaya, tidak arogan, bisa kerja sama, menghargai dan sebagainya.
3. Akseptabilitas, yaitu dapat diterima dan dapat diapresiasi oleh semua golongan.
4.Cinta tanah air siap mempetahankan aset negara dan Empat Pilar Kebangsaan : Pancasila . Uud 1945 . Bhinneka Tunggal Ika . Nkri

Oleh karena itu, pada pemilihan nanti berupayalah memilih pemimpin terbaik, yang sudah teruji kapabelitasnya, kredibelitasnya dan akseptablitasnya dengan tentu saja memohon petunjuk dari Alloh SWT. Mudah-mudahan partispasi kita dalam pemilihan Presiden nantinya sebagai bentuk ibadah dalam upaya mencapai kemaslahatan ummat.

Pemimpin sukses juga ahli komunikasi, dan ini sungguh terasa ketika mereka sedang berbicara mengenai “target kerja”. Mereka mengingatkan kolega kerja mereka tentang nilai-nilai perusahaan dan target yang dicapai — memastikan visi mereka benar-benar dapat dipahami dan diterjemahkan dalam langkah nyata.

Produktivitas individu serta manajamen waktu

Kapan memberdayakan setiap menit waktu produktif Anda menjadi tujuan utama? Sini saya kasih tahu: Jika Anda sulit hidup teratur, bukan orang yang rajin, memiliki
ruang kerja yang berantakan, serta tidak rapih bukan berarti bahwa Anda terpuruk dan mengenaskan. Itu hanya berarti bahwa Anda seperti banyak orang sukses dan
inovatif yang saya kenal selama beberapa tahun. Dan jika Anda masih harus mencari sedikit waktu, cukup lakukan seperti apa yang saya lakukan. Kurangi. Kurangi sama dengan menambah. Prioritaskan hal penting. Anda akan menjadi lebih sukses dan lebih bahagia. Cukup seperti itu.

Kecerdasan emosional
Gaya kepemimpinan dan manajemen secara tradisional telah habis. Kini masanya soft skill, siapa yang tidak ingin menjadi seorang CEO yang memiliki empati dan mawas diri? Masalah kecerdasan emosional adalah hal yang sulit diukur. Jika kecerdasan emosional bisa menjadi alat untuk memprediksi kesuksesan bisnis, lalu bagaimana Anda bisa menghitung kecerdasan emosional Steve Jobs, Bill Gates, Larry Ellison, Larry Page, Mark Zuckerberg,
serta puluhan wirausahawan dan eksekutif sukses lainnya?
DARI sudut psikologi-politik, pemimpin yang baik bukanlah  pemimpin yang mencalonkan diri tetapi pemimpin yang dicalonkan rakyat. Namun, 99,99% pemimpin yang muncul di Indonesia adalah pemimpin yang mencalonkan diri hanya karena antara lain punya uang banyak. Celakanya adalah, 99,99% rakyat Indonesia, terutama para pemilih dalam pemilu/pemilukada tidak memahami psikologi, terutama psikologi kepribadian. Hasilnya adalah munculnya pemimpin-pemimpin yang korup.
Mencalonkan diri dan ambisi
Calon pemimpin yang mencalonkan diri sebagian besar adalah karena faktor ambisi (dalam arti negatif). Sebab di belakang ambisi pribadi, tentu ada otivasi-motivasi pribadi. Karena fokusnya adalah pribadi, maka format berpikirnya adalah mengutamakan kepentingan pribadi. Hal ini akan mempengaruhi perilaku dan kebijakan-kebijakannya. Calon pemimpin yang demikianseringkali kurang memperhatikan kepentingan orang lain. Apalagi kepentingan rakyat. Kepentingan rakyat hanya merupakan kegiatan sampingan dan mungkin merupakan skala prioritas ke-9999. Kekecualian memang ada. Tetapi, kebanyakan begitu.
Dicalonkan rakyat dan amanah
Calon pemimpin yang dicalonkan rakyat adalah karena faktor amanah (dalam arti positif). Sebab, rakyat menilai orang yang dicalonkan dianggap sebagai tokoh masyarakat yang merakyat. Kebanyakan berdasarkan pengamatan sengaja atau tak sengaja selama bertahun-tahun. rakyat sudah mengenal kualitas pribadinya, perilakunya dan kualitas kepemimpinannya. Dengan demikian, jika dia terpilih, punya rasa tanggungjawab yang besar terhadap rakyatnya. Jika perlu, seluruh gajinya akan dibagikan ke rakyat, terutama rakyat miskin. Kekecualian memang ada, tetapi kebanyakan demikian.
Contoh
1.Sebagai manusia, Nabi Muhammad adalah manusia biasa. Namun sebagai Nabi, beliau adalah manusia yang luar biasa. Beliau tidak hanya dipilih rakyat, tetapi dipilih dan dipercaya langsung oleh Tuhan untuk mengajarkan, mengamalkan dan menyebarluaskan agama Islam.
2.Sebagai manusia biasa, Bung Karno wajar saja kalau suka wanita dan tukang kawin. Tetapi sebagai pejuang kemerdekaan, beliau mempunyai nilai lebih yang layak diapresiasi. Punya ideologi yang jelas. Beliau maju sebagai presiden atas usulan dan desakan rakyat. Karena telah terbukti beliau punya jasa-jasa terhadap kepentingan bangsa dan negara. Bukan demi kepentingan pribadinya. Walaupun Bung Karno maju sebagai capres menggunakan keendaraan politik PNI (Partai Nasional Indonesia), namun beliau menang telak dalam pemilu sebab beliau telah terbukti berangkat dari perjuangan nyata demi rakyat.
Bagaimana calon pemimpin sekarang
Kualitas calon pemimpin kita kebanyakan bermodalkan uang banyak, pamer gelar sarjana, pakai peci dan jilbab hanya saat kampanye visi dan misi yang tidak realiisris, janji-janji sorgawi, slogan-slogan berupa pepesan kosong dan mencalonkan diri demi ambisi pribadi dan golongannya. Kalaupun dia terpilih, bukan karena kualitasnya, tetapi karena uang dan janji-janji sorganya. Atau karena faktor popularitas, kharisma, figurnya dan hal-hal lain yang tidak ada hubungannya dengan kualitas. Calon-cal;on pemimpin sekarang juga banyak yang tidak punya ideologi yang jelas.
Jangan memilih calon pemimpin yang mencalonkan diri dan ambisius
Dari sudut agama dan perilaku, Nabi Muhammad berpesan agar rakyat jangan memilih calon pemimpin yang ambisius:
Antara lain:
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda: ”Demi Allah, saya tidak akan menyerahkan jabatan kepada orang yang meminta dan tidak pula kepada orang yang berharap-harap untuk diangkat”.



1. Pemimpin mestilah dari orang yang mengharapkan akhirat, ikhlas kepada Allah, mempunyai hati yang sejahtera dan sunyi dari penyakit-penyakit hati yang meruntuhkan amalan seperti riya’, tidak kasihkan pangkat dan jawatan, tidak berebut untuk jadi pemimpin atau sombong dan lain-lain.

2. Mempunyai akal yang waras, kebijaksanaan, pengalaman dan luas pemerhatian, berupaya mengalisa berbagai persoalan serta dapat memahami dan bertindak dengan baik terhadapnya. Ia mestilah bukan seorang yang kerap lupa (pelupa) atau tertutup pemikirannya.
 

3. Mesti bersifat dan berakhlaq lemah-lembut, kasihan belas dan mudah berurusan. Pimpinan akan terdedah kepada pelbagai ragam manusia. Oleh itu pimpinan perlu memudahkan urusan manusia lainnya dan jangan menjauhkan dan menjarakkan diri dari pergaulan dengan masyarakat.

4. Berani dan bermaruah dan tidak penakut atau membuta tuli. Alangkah bahanya ke atas jamaah jika terdapat pimpinan yang penakut dan bertindak membuta tuli. Dasar keberanian ialah ketetapan hati dan kepercayaan terhadap Allah serta kosong hati dari sifat wahan, iaitu kasihkan dunia dan takut mati. Keberanian yang dituntut ialah berterus terang dalam menyatakan kebenaran, menyembunyikan rahsia, mengakui kesalahan, dan berlapang dada.

5. Tawaddhu’ dan tidak meninggi diri ke atas orang lain. Kesombongan adalah penyakit yang menyebabkan hati tertutup untuk didekati. Inilah penyakit yang paling sukar diubati oleh pimpinan.

6. Menunaikan janji dan perjanjian. Akhlak ini adalah antara akhlaq yang paling dituntut ke atas umat Islam secara umum dan bagi mereka yang bekerja dalam jamaah secara khusus. Akhlaq ini akan mewujudkan suatu suasana kerja yang damai, penuh dengan kepercayaan, ketenangan dan kerjasama. Menunaikan janji adalah suatu tuntutan agama dan mengingkari janji akan memahatkannya sebagai calon ‘munafik’.
 

7. Sabar. Pimpinan adalah golongan yang paling banyak dijui dengan kesabaran. Pimpinan perlulah golongan yang paling banyak bersabar di dalam menghadapi kerenah ahli-ahli dalaman serta ancaman luaran. Kerana kesabaran pimpinan akan menjadi ukuran kepada anggota bawahan untuk terus cekal dan istiqomah dalam perjuangan.

8. Suci diri dan mulia. Antara cirri seorang pemimpin adalah orang yang mampu mengawal diri dari mengikut tuntunan hawa nafsunya dan keseronokan dunia. Ia perlulah mampu mengawal diri dari mengikut hawa nafsu dan menjadi contoh yang baik untuk diikuti oleh orang bawahannya.

9. Adil dan saksama walaupun kepada diri sendiri. Pemimpin perlu bersikap adil dan saksama. Adil beerti meletakkan sesuatu pada tempatnya, memberi hak kepada mereka yang berhak menerimanya dan membuat keputusan dengan adil walaupun ia akan merugikan dirinya sendiri.
Kesalahan anak buah merupakan tanggung jawab pemimpin atau komandan.
Pemimpin harus bisa memberikan alasan alasan  kuat yang mendasari kesuksesan tujuan dan kegagalan anggota-anggotanya tanggung jawab Komandan

Komandan harus bisa memberikan contoh petunjuk yang baik

Selasa, 22 Oktober 2013

PERCAYA DIRI UNTUK MEMBANGUN KEKUATAN



Jika anda mengalami luka yang teramat dalam maka segeralah luka itu di obati jika tidak maka luka itu membekas dan merusak diri anda.

Pemimpin dapat Memberi contoh

Memberi contoh terdengar gampang, tapi kenyataannya banyak pemimpin yang gagal dari di hal hal yang paling kecil. Nah coba  bagaimana pemimpin yang sukses memberi contoh dan melaksanakan contoh yang mereka berikan. sebenarnya Mereka lebih tahu bahwa mereka diamati diawasi oleh bawahan...oleh karena itu bawahan mempunyai cara berpikir lain dan mempunyai sudut pandang lain berlainan sedangkan pemimpin mempunyai firasat dan kadang kadang memakai akal pikiran..tapi jarang dipergunakan kebanyakan memakai hati perasaan..kenapa...
Percaya diri adalah cara untuk meraih sukses. 
Kesuksesan berasal dari kemauan yang kuat.
Lari dari kesulitan-kesulitan adalah suatu kesalahan.
Kegagalan adalah celaka kecil.
Penyesalan adalah celaka besar.
Yang membuat kita senang adalah pertempuran meraih kemenangan.
Perjuangan membangun kekuatan.
Kesalahan adalah pelajaran untuk menjadi bijak.
Masa depan menunggu kemampuan kita untuk mengubahnya.
Keberanian memiliki kecerdasan sekaligus keajaiban didalamnya.
Sukses bukanlah suatu kebetulan belaka.

Orang paling baik adalah orang yang kita harapkan kebaikannya dan kita terlindung dari keburukannya
Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api,Tapi satu batang korek api juga dapat membakar jutaan pohon. Jadi, satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif. Korek api mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak, oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar. Kita mempunyai kepala, dan juga otak, jadi kita tidak perlu terbakar amarah hanya karena gesekan kecil. Ketika burung hidup, ia makan semut. Ketika burung mati, semut makan burung. Waktu terus berputar sepanjang zaman. Siklus kehidupan terus berlanjut. Jangan merendahkan siapapun dalam hidup, bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapa diri kita. Kita mungkin berkuasa tapi WAKTU lebih berkuasa daripada kita. Waktu kita sedang jaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita. Waktu kita sakit, kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi HARTA. Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.Dan, setelah di ambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia. Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA. Saling menghargai, Saling membantu dan memberi, juga saling mendukung. Jadilah teman perjalanan hidup yg tanpa pamrih dan syarat. Believe in "Cause and Effect" Apa yang ditabur, itulah yang akan kita tuai... !!
Canberra – Bronnie Ware, seorang perawat Australia yang menghabiskan beberapa tahun bekerja dalam perawatan paliatif, yaitu merawat pasien yang memiliki sisa hidup 12 minggu terakhir.,  mencatat beberapa penyesalan pasiennya dalam sebuah blog Inspirasi.
Blog yang dibuatnya ternyata banyak menyita perhatian publik. Melihat antusiasme tersebut, Bronnie kemudian menuangkan hasil penelitiannya ke dalam sebuah buku berjudul The Top five Regrets of the Dying.
Dalam  bukunya,  Bronnie menulis tentang fenomena visi manusia yang belum tercapai pada akhir hidup mereka. “Kita bisa melihat dan belajar dari kebijaksanaan mereka,” katanya.
Berikut adalah lima penyesalan orang dalam kondisi sekarat yang disaksikan Bronnie:
1. Saya berharap punya keberanian untuk hidup jujur pada diri sendiri.
Ini adalah penyesalan yang paling umum. Ketika orang menyadari hidup mereka hampir berakhir, mereka akan mengingat kembali perjalanan hidupnya.  Mereka akan menghitung berapa banyak mimpi yang sudah terpenuhi.  Bahkan,  bukan hanya karena penyakit, beberapa orang  justru meninggal karena menyesali pilihan hidup mereka lantaran tidak berusaha mewujudkan semua mimpinya.
2. Saya berharap tidak bekerja begitu keras.
“Penyesalan ini umumnya disampaikan oleh pasien laki-laki yang saya rawat. Mereka merindukan waktu senggang di masa mudanya. Mereka menyesali tidak memanfaatkan waktu untuk bersenang-senang dengan kerabat dan sahabat,” kata Bronnie.
3.  Saya berharap punya keberanian mengungkapkan perasaan.
Penyesalan tersebut terlontar  dari pasien yang menekan perasaan mereka untuk menjaga perdamaian dengan orang lain. Namun hal itu justru membuat mereka sendiri tertekan bahkan mengalami stres berat.
4. Saya berharap bisa menjalin hubungan baik dengan teman-teman.
Penyesalan ini datang dari seorang pasien yang tidak menyadari arti persahabatan, terjebak dengan kehidupan sendiri dan menutup diri untuk menjalin pertemanan  yang akrab.
5. Saya berharap saya telah bahagia.
Orang yang beranggapan bahwa kebahagiaan adalah sebuah pilihan adalah orang yang terjebak dalam pola dan kebiasaan lama.   Kebanyakan orang mengutamakan kenyamanan dalam hidupnya dan mengesampingkan kebahagiaan.
"KATA-KATA  KOMANDO"
BESI itu kuat, tapi API mampu meleburkannya
API itu kuat, tapi AIR mampu memadamkannya
AIR itu kuat, tapi AWAN mampu menyerapnya
AWAN itu kuat, tapi ANGIN mampu menolaknya
ANGIN itu kuat, tapi BUKIT mampu menghalanginya
BUKIT itu kuat, tapi MANUSIA mampu menghancurkannya
MANUSIA itu kuat, tapi NAFSU mampu menundukannya
NAFSU itu kuat, tapi IMAN mampu mengalahkannya
Mаnusiа yаng pаling lemаh аdаlаh orаng yаng tidаk mаmpu mencаri temаn.
Nаmun Manusia yаng lebih lemаh dаri itu аdаlаh.... orаng yаng mendаpаtkаn bаnyаk temаn tetаpi menyiа-nyiаkаnnyа jadikan sahabat kawan sejati mempunyai rasa jiwa korsa kebersamaan
 MENEGUR... JANGAN SAMPAI MENGHINA.
MENDIDIK .. JANGAN SAMPAI MEMAKI.

MEMINTA ... JANGAN SAMPAI MEMAKSA.

MEMBERI ... JANGAN SAMPAI MENGUNGKI
      MEMBINA ...JANGAN SAMPAI DIBINASAKAN
Saat orang yang paling dekat menjadi musuhmu
Saat kau dikhianati oleh orang yang paling dekat denganmu
Palu menghancurkan kaca,tapi palu mmbentuk baja..

Jika jiwa kita rapuh seperti kaca, maka ketika palu/masalah menghantam, kita akan mudah putus asa,frustasi,kecewa, marah, dan jadi remuk redam.
Jika kita adalah kaca, maka kita juga rentan terhadap benturan. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah,atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain. Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.
Jangan pernah jadi kaca, tapi jadilah baja. “Mental baja” adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap bersyukur di saat masalah dan keadaan yang benar-benar sulit tengah menghimpitnya.

Mengapa demikian? Orang yang seperti ini selalu menganggap bahwa “masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik”.
Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yang lebih berguna setelah lebih dulu diproses dan dibentuk dengan palu. Setiap pukulan memang menyakitkan, namun mereka yang bermental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.

Jika hari ini kita sedang ditindas oleh masalah hidup,jangan pernah merespons dengan sikap yang keliru!

Jika kita adalah “baja”, kita akan selalu melihat palu yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk kita. Sebaliknya jika kita “kaca” maka kita akan selalu melihat palu sebagai musuh yang akan menghancurkan kita