Senin, 23 Juni 2014

PEMIMPIN YANG BERANI DAN TEGAS SERTA BERWIBAWA


Dalam konteks pemberitaan dan debat Pilpres, sebenarnya ada banyak kriteria pemimpin yang baik, termasuk Calon Presiden yang perlu dipertimbangkan dan dipilih nantinya. Beberapa kriteria tersebut antara lain :
1. Kapabelitas, yaitu memiliki kemampuan yang memadai, baik dari sisi intelektual, leadership, manajemen dan sebagainya.
2. Kredibelitas, yaitu selama ini orang tersebut memiliki track record yang baik, seperti jujur, komitmen yang tinggi, amanah, terpercaya, tidak arogan, bisa kerja sama, menghargai dan sebagainya.
3. Akseptabilitas, yaitu dapat diterima dan dapat diapresiasi oleh semua golongan.
4.Cinta tanah air siap mempetahankan aset negara dan Empat Pilar Kebangsaan : Pancasila . Uud 1945 . Bhinneka Tunggal Ika . Nkri

Oleh karena itu, pada pemilihan nanti berupayalah memilih pemimpin terbaik, yang sudah teruji kapabelitasnya, kredibelitasnya dan akseptablitasnya dengan tentu saja memohon petunjuk dari Alloh SWT. Mudah-mudahan partispasi kita dalam pemilihan Presiden nantinya sebagai bentuk ibadah dalam upaya mencapai kemaslahatan ummat.

Pemimpin sukses juga ahli komunikasi, dan ini sungguh terasa ketika mereka sedang berbicara mengenai “target kerja”. Mereka mengingatkan kolega kerja mereka tentang nilai-nilai perusahaan dan target yang dicapai — memastikan visi mereka benar-benar dapat dipahami dan diterjemahkan dalam langkah nyata.

Produktivitas individu serta manajamen waktu

Kapan memberdayakan setiap menit waktu produktif Anda menjadi tujuan utama? Sini saya kasih tahu: Jika Anda sulit hidup teratur, bukan orang yang rajin, memiliki
ruang kerja yang berantakan, serta tidak rapih bukan berarti bahwa Anda terpuruk dan mengenaskan. Itu hanya berarti bahwa Anda seperti banyak orang sukses dan
inovatif yang saya kenal selama beberapa tahun. Dan jika Anda masih harus mencari sedikit waktu, cukup lakukan seperti apa yang saya lakukan. Kurangi. Kurangi sama dengan menambah. Prioritaskan hal penting. Anda akan menjadi lebih sukses dan lebih bahagia. Cukup seperti itu.

Kecerdasan emosional
Gaya kepemimpinan dan manajemen secara tradisional telah habis. Kini masanya soft skill, siapa yang tidak ingin menjadi seorang CEO yang memiliki empati dan mawas diri? Masalah kecerdasan emosional adalah hal yang sulit diukur. Jika kecerdasan emosional bisa menjadi alat untuk memprediksi kesuksesan bisnis, lalu bagaimana Anda bisa menghitung kecerdasan emosional Steve Jobs, Bill Gates, Larry Ellison, Larry Page, Mark Zuckerberg,
serta puluhan wirausahawan dan eksekutif sukses lainnya?
DARI sudut psikologi-politik, pemimpin yang baik bukanlah  pemimpin yang mencalonkan diri tetapi pemimpin yang dicalonkan rakyat. Namun, 99,99% pemimpin yang muncul di Indonesia adalah pemimpin yang mencalonkan diri hanya karena antara lain punya uang banyak. Celakanya adalah, 99,99% rakyat Indonesia, terutama para pemilih dalam pemilu/pemilukada tidak memahami psikologi, terutama psikologi kepribadian. Hasilnya adalah munculnya pemimpin-pemimpin yang korup.
Mencalonkan diri dan ambisi
Calon pemimpin yang mencalonkan diri sebagian besar adalah karena faktor ambisi (dalam arti negatif). Sebab di belakang ambisi pribadi, tentu ada otivasi-motivasi pribadi. Karena fokusnya adalah pribadi, maka format berpikirnya adalah mengutamakan kepentingan pribadi. Hal ini akan mempengaruhi perilaku dan kebijakan-kebijakannya. Calon pemimpin yang demikianseringkali kurang memperhatikan kepentingan orang lain. Apalagi kepentingan rakyat. Kepentingan rakyat hanya merupakan kegiatan sampingan dan mungkin merupakan skala prioritas ke-9999. Kekecualian memang ada. Tetapi, kebanyakan begitu.
Dicalonkan rakyat dan amanah
Calon pemimpin yang dicalonkan rakyat adalah karena faktor amanah (dalam arti positif). Sebab, rakyat menilai orang yang dicalonkan dianggap sebagai tokoh masyarakat yang merakyat. Kebanyakan berdasarkan pengamatan sengaja atau tak sengaja selama bertahun-tahun. rakyat sudah mengenal kualitas pribadinya, perilakunya dan kualitas kepemimpinannya. Dengan demikian, jika dia terpilih, punya rasa tanggungjawab yang besar terhadap rakyatnya. Jika perlu, seluruh gajinya akan dibagikan ke rakyat, terutama rakyat miskin. Kekecualian memang ada, tetapi kebanyakan demikian.
Contoh
1.Sebagai manusia, Nabi Muhammad adalah manusia biasa. Namun sebagai Nabi, beliau adalah manusia yang luar biasa. Beliau tidak hanya dipilih rakyat, tetapi dipilih dan dipercaya langsung oleh Tuhan untuk mengajarkan, mengamalkan dan menyebarluaskan agama Islam.
2.Sebagai manusia biasa, Bung Karno wajar saja kalau suka wanita dan tukang kawin. Tetapi sebagai pejuang kemerdekaan, beliau mempunyai nilai lebih yang layak diapresiasi. Punya ideologi yang jelas. Beliau maju sebagai presiden atas usulan dan desakan rakyat. Karena telah terbukti beliau punya jasa-jasa terhadap kepentingan bangsa dan negara. Bukan demi kepentingan pribadinya. Walaupun Bung Karno maju sebagai capres menggunakan keendaraan politik PNI (Partai Nasional Indonesia), namun beliau menang telak dalam pemilu sebab beliau telah terbukti berangkat dari perjuangan nyata demi rakyat.
Bagaimana calon pemimpin sekarang
Kualitas calon pemimpin kita kebanyakan bermodalkan uang banyak, pamer gelar sarjana, pakai peci dan jilbab hanya saat kampanye visi dan misi yang tidak realiisris, janji-janji sorgawi, slogan-slogan berupa pepesan kosong dan mencalonkan diri demi ambisi pribadi dan golongannya. Kalaupun dia terpilih, bukan karena kualitasnya, tetapi karena uang dan janji-janji sorganya. Atau karena faktor popularitas, kharisma, figurnya dan hal-hal lain yang tidak ada hubungannya dengan kualitas. Calon-cal;on pemimpin sekarang juga banyak yang tidak punya ideologi yang jelas.
Jangan memilih calon pemimpin yang mencalonkan diri dan ambisius
Dari sudut agama dan perilaku, Nabi Muhammad berpesan agar rakyat jangan memilih calon pemimpin yang ambisius:
Antara lain:
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda: ”Demi Allah, saya tidak akan menyerahkan jabatan kepada orang yang meminta dan tidak pula kepada orang yang berharap-harap untuk diangkat”.



1. Pemimpin mestilah dari orang yang mengharapkan akhirat, ikhlas kepada Allah, mempunyai hati yang sejahtera dan sunyi dari penyakit-penyakit hati yang meruntuhkan amalan seperti riya’, tidak kasihkan pangkat dan jawatan, tidak berebut untuk jadi pemimpin atau sombong dan lain-lain.

2. Mempunyai akal yang waras, kebijaksanaan, pengalaman dan luas pemerhatian, berupaya mengalisa berbagai persoalan serta dapat memahami dan bertindak dengan baik terhadapnya. Ia mestilah bukan seorang yang kerap lupa (pelupa) atau tertutup pemikirannya.
 

3. Mesti bersifat dan berakhlaq lemah-lembut, kasihan belas dan mudah berurusan. Pimpinan akan terdedah kepada pelbagai ragam manusia. Oleh itu pimpinan perlu memudahkan urusan manusia lainnya dan jangan menjauhkan dan menjarakkan diri dari pergaulan dengan masyarakat.

4. Berani dan bermaruah dan tidak penakut atau membuta tuli. Alangkah bahanya ke atas jamaah jika terdapat pimpinan yang penakut dan bertindak membuta tuli. Dasar keberanian ialah ketetapan hati dan kepercayaan terhadap Allah serta kosong hati dari sifat wahan, iaitu kasihkan dunia dan takut mati. Keberanian yang dituntut ialah berterus terang dalam menyatakan kebenaran, menyembunyikan rahsia, mengakui kesalahan, dan berlapang dada.

5. Tawaddhu’ dan tidak meninggi diri ke atas orang lain. Kesombongan adalah penyakit yang menyebabkan hati tertutup untuk didekati. Inilah penyakit yang paling sukar diubati oleh pimpinan.

6. Menunaikan janji dan perjanjian. Akhlak ini adalah antara akhlaq yang paling dituntut ke atas umat Islam secara umum dan bagi mereka yang bekerja dalam jamaah secara khusus. Akhlaq ini akan mewujudkan suatu suasana kerja yang damai, penuh dengan kepercayaan, ketenangan dan kerjasama. Menunaikan janji adalah suatu tuntutan agama dan mengingkari janji akan memahatkannya sebagai calon ‘munafik’.
 

7. Sabar. Pimpinan adalah golongan yang paling banyak dijui dengan kesabaran. Pimpinan perlulah golongan yang paling banyak bersabar di dalam menghadapi kerenah ahli-ahli dalaman serta ancaman luaran. Kerana kesabaran pimpinan akan menjadi ukuran kepada anggota bawahan untuk terus cekal dan istiqomah dalam perjuangan.

8. Suci diri dan mulia. Antara cirri seorang pemimpin adalah orang yang mampu mengawal diri dari mengikut tuntunan hawa nafsunya dan keseronokan dunia. Ia perlulah mampu mengawal diri dari mengikut hawa nafsu dan menjadi contoh yang baik untuk diikuti oleh orang bawahannya.

9. Adil dan saksama walaupun kepada diri sendiri. Pemimpin perlu bersikap adil dan saksama. Adil beerti meletakkan sesuatu pada tempatnya, memberi hak kepada mereka yang berhak menerimanya dan membuat keputusan dengan adil walaupun ia akan merugikan dirinya sendiri.
Kesalahan anak buah merupakan tanggung jawab pemimpin atau komandan.
Pemimpin harus bisa memberikan alasan alasan  kuat yang mendasari kesuksesan tujuan dan kegagalan anggota-anggotanya tanggung jawab Komandan

Komandan harus bisa memberikan contoh petunjuk yang baik

Selasa, 22 Oktober 2013

PERCAYA DIRI UNTUK MEMBANGUN KEKUATAN



Jika anda mengalami luka yang teramat dalam maka segeralah luka itu di obati jika tidak maka luka itu membekas dan merusak diri anda.

Pemimpin dapat Memberi contoh

Memberi contoh terdengar gampang, tapi kenyataannya banyak pemimpin yang gagal dari di hal hal yang paling kecil. Nah coba  bagaimana pemimpin yang sukses memberi contoh dan melaksanakan contoh yang mereka berikan. sebenarnya Mereka lebih tahu bahwa mereka diamati diawasi oleh bawahan...oleh karena itu bawahan mempunyai cara berpikir lain dan mempunyai sudut pandang lain berlainan sedangkan pemimpin mempunyai firasat dan kadang kadang memakai akal pikiran..tapi jarang dipergunakan kebanyakan memakai hati perasaan..kenapa...
Percaya diri adalah cara untuk meraih sukses. 
Kesuksesan berasal dari kemauan yang kuat.
Lari dari kesulitan-kesulitan adalah suatu kesalahan.
Kegagalan adalah celaka kecil.
Penyesalan adalah celaka besar.
Yang membuat kita senang adalah pertempuran meraih kemenangan.
Perjuangan membangun kekuatan.
Kesalahan adalah pelajaran untuk menjadi bijak.
Masa depan menunggu kemampuan kita untuk mengubahnya.
Keberanian memiliki kecerdasan sekaligus keajaiban didalamnya.
Sukses bukanlah suatu kebetulan belaka.

Orang paling baik adalah orang yang kita harapkan kebaikannya dan kita terlindung dari keburukannya
Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api,Tapi satu batang korek api juga dapat membakar jutaan pohon. Jadi, satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif. Korek api mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak, oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar. Kita mempunyai kepala, dan juga otak, jadi kita tidak perlu terbakar amarah hanya karena gesekan kecil. Ketika burung hidup, ia makan semut. Ketika burung mati, semut makan burung. Waktu terus berputar sepanjang zaman. Siklus kehidupan terus berlanjut. Jangan merendahkan siapapun dalam hidup, bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapa diri kita. Kita mungkin berkuasa tapi WAKTU lebih berkuasa daripada kita. Waktu kita sedang jaya, kita merasa banyak teman di sekeliling kita. Waktu kita sakit, kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi HARTA. Ketika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.Dan, setelah di ambang ajal, kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia. Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama-sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA. Saling menghargai, Saling membantu dan memberi, juga saling mendukung. Jadilah teman perjalanan hidup yg tanpa pamrih dan syarat. Believe in "Cause and Effect" Apa yang ditabur, itulah yang akan kita tuai... !!
Canberra – Bronnie Ware, seorang perawat Australia yang menghabiskan beberapa tahun bekerja dalam perawatan paliatif, yaitu merawat pasien yang memiliki sisa hidup 12 minggu terakhir.,  mencatat beberapa penyesalan pasiennya dalam sebuah blog Inspirasi.
Blog yang dibuatnya ternyata banyak menyita perhatian publik. Melihat antusiasme tersebut, Bronnie kemudian menuangkan hasil penelitiannya ke dalam sebuah buku berjudul The Top five Regrets of the Dying.
Dalam  bukunya,  Bronnie menulis tentang fenomena visi manusia yang belum tercapai pada akhir hidup mereka. “Kita bisa melihat dan belajar dari kebijaksanaan mereka,” katanya.
Berikut adalah lima penyesalan orang dalam kondisi sekarat yang disaksikan Bronnie:
1. Saya berharap punya keberanian untuk hidup jujur pada diri sendiri.
Ini adalah penyesalan yang paling umum. Ketika orang menyadari hidup mereka hampir berakhir, mereka akan mengingat kembali perjalanan hidupnya.  Mereka akan menghitung berapa banyak mimpi yang sudah terpenuhi.  Bahkan,  bukan hanya karena penyakit, beberapa orang  justru meninggal karena menyesali pilihan hidup mereka lantaran tidak berusaha mewujudkan semua mimpinya.
2. Saya berharap tidak bekerja begitu keras.
“Penyesalan ini umumnya disampaikan oleh pasien laki-laki yang saya rawat. Mereka merindukan waktu senggang di masa mudanya. Mereka menyesali tidak memanfaatkan waktu untuk bersenang-senang dengan kerabat dan sahabat,” kata Bronnie.
3.  Saya berharap punya keberanian mengungkapkan perasaan.
Penyesalan tersebut terlontar  dari pasien yang menekan perasaan mereka untuk menjaga perdamaian dengan orang lain. Namun hal itu justru membuat mereka sendiri tertekan bahkan mengalami stres berat.
4. Saya berharap bisa menjalin hubungan baik dengan teman-teman.
Penyesalan ini datang dari seorang pasien yang tidak menyadari arti persahabatan, terjebak dengan kehidupan sendiri dan menutup diri untuk menjalin pertemanan  yang akrab.
5. Saya berharap saya telah bahagia.
Orang yang beranggapan bahwa kebahagiaan adalah sebuah pilihan adalah orang yang terjebak dalam pola dan kebiasaan lama.   Kebanyakan orang mengutamakan kenyamanan dalam hidupnya dan mengesampingkan kebahagiaan.
"KATA-KATA  KOMANDO"
BESI itu kuat, tapi API mampu meleburkannya
API itu kuat, tapi AIR mampu memadamkannya
AIR itu kuat, tapi AWAN mampu menyerapnya
AWAN itu kuat, tapi ANGIN mampu menolaknya
ANGIN itu kuat, tapi BUKIT mampu menghalanginya
BUKIT itu kuat, tapi MANUSIA mampu menghancurkannya
MANUSIA itu kuat, tapi NAFSU mampu menundukannya
NAFSU itu kuat, tapi IMAN mampu mengalahkannya
Mаnusiа yаng pаling lemаh аdаlаh orаng yаng tidаk mаmpu mencаri temаn.
Nаmun Manusia yаng lebih lemаh dаri itu аdаlаh.... orаng yаng mendаpаtkаn bаnyаk temаn tetаpi menyiа-nyiаkаnnyа jadikan sahabat kawan sejati mempunyai rasa jiwa korsa kebersamaan
 MENEGUR... JANGAN SAMPAI MENGHINA.
MENDIDIK .. JANGAN SAMPAI MEMAKI.

MEMINTA ... JANGAN SAMPAI MEMAKSA.

MEMBERI ... JANGAN SAMPAI MENGUNGKI
      MEMBINA ...JANGAN SAMPAI DIBINASAKAN
Saat orang yang paling dekat menjadi musuhmu
Saat kau dikhianati oleh orang yang paling dekat denganmu
Palu menghancurkan kaca,tapi palu mmbentuk baja..

Jika jiwa kita rapuh seperti kaca, maka ketika palu/masalah menghantam, kita akan mudah putus asa,frustasi,kecewa, marah, dan jadi remuk redam.
Jika kita adalah kaca, maka kita juga rentan terhadap benturan. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah,atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain. Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.
Jangan pernah jadi kaca, tapi jadilah baja. “Mental baja” adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap bersyukur di saat masalah dan keadaan yang benar-benar sulit tengah menghimpitnya.

Mengapa demikian? Orang yang seperti ini selalu menganggap bahwa “masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik”.
Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yang lebih berguna setelah lebih dulu diproses dan dibentuk dengan palu. Setiap pukulan memang menyakitkan, namun mereka yang bermental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.

Jika hari ini kita sedang ditindas oleh masalah hidup,jangan pernah merespons dengan sikap yang keliru!

Jika kita adalah “baja”, kita akan selalu melihat palu yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk kita. Sebaliknya jika kita “kaca” maka kita akan selalu melihat palu sebagai musuh yang akan menghancurkan kita








Selasa, 27 Agustus 2013

KOMANDO BERKATA DARAHKU MERAH TULANGKU PUTIH


PEPATAH  :  SEORANG KOMANDO

·         ROBEK ROBEKLAH BADANKU
·         POTONG POTONGLAH JASADKU
·         INI SEMUA TIDAK BERARTI BAGIKU
·         BAGIKU AKAN SELALU TETAP HIDUP
SELAMA LAMANYA  PADA JIWAKU
·         TETAPI JIWAKU RAGAKU AKAN TETAP MENUNTUT
·         SIAPA BERANI AKAN KUHADAPI
·         BENTENG BENTENG MERAH PUTIHKU YANG AKAN membelaku

      Didadaku ada burung garuda..yang membawa jasadku dan jiwa ragaku kemana  mana    
DARAHKU MERAH
TULANGKU PUTIH

ITU ADALAH BENDERAKU SANG SAKA MERAH PUTIH
Aku akan hidup sekali saja, Biarkanlah saya Berbuat Kebaikan yang bisa saya Lakukan dan jangan biarkan saya Menunda atau Melallaikannya, karena Saya Melakukan Jalan Ini untuk Semuanya 
Diriku adalah diriku
jiwaku pasti bersatu
semboyanku Pantang menyerah maju
sampai titik darah penghabisan

Generasi Muda kelemahan berpikir serta tidak memahami teknologi dan social serta tata krama sekaligus pemahaman bela negara .. dapat melahirkan generasi  muda Pemalas ..tidak ada cinta pada sesamanya dan tidak ada rasa yang luhur  kepada orang tua ..akan mengakibatkan rusaknya cara pola pikir dan putus asa dan setrest para pemuda..jadilah generasi muda penuh semangat serta berpikir kedepan untuk Negara ini yang kita cintai kita hargai
EMPAT HAL YANG HARUS  DIKETAHUI

PERTAMA  : NASIB

KEDUA        : PENDERITAAN

KETIGA       : RASA BERSALAH

KEEMPAT   : KEMATIAN

YANG DAPAT MENGAGALKAN  KITA SEMUA :
GAGAL DALAM TUGAS

DAN YANG TIDAK  DAPAT DIHINDARI  ADALAH :
 MUSUH DALAM SELIMUT

KEBERHASILAN YANG BESAR
HANYA DIDAPAT DENGAN
PERJUANGAN DAN PENGORBANAN

YANG DAPAT MENERIMA KEGAGALAN
 DIALAH YANG TIDAK DAPAT MENJALANKAN
TUGAS DENGAN BAIK
 YANG DAPAT MERASAKAN KEBERHASILAN
DIALAH YANG MENDAPAT KEBAHAGIAN SEJATI

GAGAL BUKAN BERARTI KALAH
KEMENANGAN BUKAN BERARTI  SUKSES

GAGAL DALAM BERUSAHA  BERARTI BIASA
KEMENANGAN DALAM BERTANDING LUAR BIASA

GAGAL DALAM PERTEMPURAN BERARTI MATI
KEMENANGAN DALAM PERTEMPURAN BERARTI BELUM BISA DIPASTIKAN
PEJAMKAN MATA SEJENAK
  Perlu kita ingat semua kekuatan dan ketahanan bukan dari senjata, tapi dari diri sendiri yaitu dengan menjaga semangat kesatuan juang untuk melahirkan suatu keinginan damai dan tentram serta indah sejahtera dan tidak ada kekurangan apapun dalam diri kita ini.
Perlu diingat, kelemahan berpikir serta tidak memahami teknologi dan social serta tata krama sekaligus tidak dapat melahirkan generasi cinta dan rasa yang luhur akan mengakibatkan rusaknya pola pikir dan putus asa dan setrest
Apa yang perlu kita perhatikan untuk menjaga dalam keutuhan, kekuatan dan ketahanan kepribadian?

1.     Harus gunakan cara pola pikir dan rasio yang jernih dengan bertindak dengan memegang pengambilan keputusan yang tepat dan tidak merugikan orang banyak dan sekelilingnya.
2.     Punya keyakinan tinggi dan menjauhi bujukan rayuan serta menjunjung persatuan dan kesatuan sebagai dasar utama.
3.     Perhatian sesamanya tidak mengenal dari kalangan manapun untuk dapat bekerja sama dan saling mengenal.
4.     Pengendalian diri dan punya semangat juang, kemandirian dan tidak punya ketergantungan kepada orang lain. Jadilah jati diri sendiri.
5.     Kepribadian jati diri harus punya perhatian keyakinan, pengendalian diri, antara lain yang perlu kita ketahui :
a.     Bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa
b.     Percaya pada diri sendiri dan tidak pernah ingkar janji
c.      Tidak saling menyalahkan tetapi mencari kebenaran dan keadilan
d.     Mempunyai Rasa :
-         rasa tanggung jawab
-         rasa memiliki.
-         rasa saling mengasihi
-         rasa kebersamaan
-         rasa cinta
-         rasa peduli
-         rasa menghargai
-         rasa setia kawan
-         rasa hormat
e.      Memegang teguh disiplin lahir dan bathin.
f.       Selalu siap melaksanakan tugas, hak dan kewajiban.


PALING BERBAHAYA

Keinginan yang tidak mengajarkan kita melakukan hal-hal yang berbahaya, sesuatu yang dapat merugikan segalanya termasuk orang lain.

Kelahiran sampai sekarang kita berada, tidak melahirkan suatu niat ataupun  pikiran yang membawa kita menjadi jahat.

Keraguan dan perasaan serta pikiran  perbedaan tidak menjadi kebiasaan berbuat sesuatu yang buruk untuk dapat melanggar aturan.

Kegelisahan dan kehawatiran serta panik tidak seharusnya  berbuat sesuatu untuk bertindak sewenang-wenangnya yang merugikan orang lain.

Perasaan emosional yang mengganggu pikiran sudut pandang dapat dihilangkan dengan kontrol diri dari perasaan curiga yang tidak sehat.

Tingkah laku kejahatan dapat dihilangkan dengan mengubah diri kita secara sadar, pribadi yang melihat kejadian-kejadian lalu maupun sekarang

Siapapun dapat melakukan kesalahan tapi tidak berarti kesalahan harus di lakukan setiap harinya. Semua itu dapat mengubah keyakinan pada diri kita yang rasional dalam melawan perilaku kontradiktif.

Ingat sesuatu bila bangun tidur bahwa hari ini harus lebih baik dari yang kemarin
Feeling better  : merasa lebih baik.
Getting better  : menjadi lebih baik.
Staying better  : tetap lebih baik.

Coba kita ingat lagi apa yang paling berbahaya; ….. Pembicaraan, Perasaan, atau pikiran

KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN

Orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan – kesalahan  yang ia lakukan dan akan mencoba kembali untuk melakukan lebih dalam tindakan dengan suatu  cara yang berbeda
Keberhasilan bukan hanya karena kerja kita sendiri, pasti ada sebentang jaringan kerja sama kepercayaan dalam kebersamaan
Sedangkan keberhasilan dan kegagalan sering kali diakibatkan sukses atau gagalnya diri kita melakukan suatu mengambil keputusan tindakkan dari kepercayaan orang lain
Kepercayaan pada seseorang yang dilakukan tetap mengundang keraguan dalam diri kita
Tanpa disadari diri kita mendapati kegagalan dalam tindakan rencana karena kepercayaan dalam team tidak jalan sebagai mana semestinya   
Itu semua tergantung pada diri kita apa bisa kita percaya kepada orang lain atau kita bekerja sama dalam team untuk keberhasilan Team atau lebih dari keberhasilan pada diri sendiri
Tali yang kuat adalah keberhasilan dan kepercayaan apalagi kita membuat simpul yang kuat jangan sampai gagal dalam tindakan kita.
Keberhasilan dalam membuat rencana sampai selesai tidak ada gangguan dari pihak manapun pasti suskses
Tapi kegagalan yang kita buat dari sebuah rencana yang matang lebih sakit menyayat tajam dalam diri kita pasti gagal
Ada keberhasilan pada diri sendiri dan ada keberhasilan bersama dan ada kegagalan pada diri sendiri dan ada kegagalan pada team
Ada kata pepatah dalam keberhasilan dan kegagalan :

Berhasil dalam team kita semua tidak dipuji
Gagal kita semua pasti dicaci maki
Hilang dalam team tidak  akan dicari

Berhasil pada diri kita sebagai pengalaman
Gagal pada diri kita sebagai cobaan
Hilang pada diri kita itu sebagai kesalahan


PANDANGAN JAUH KEDEPAN
                 OUT LOOK

-         Melihat Masalah
-         Sudut Pandang
-         Cara Berpikir
-         Bertanggung Jawab
-         Sikap Terbaik
-         Petunjuk Kehidupan
-         Kebersamaan

-         Tidak Mengenal Lelah

-         Tidak mengenal Waktu

-         Tidak mengenal menyerah

-         Tidak Mengenal Tidur


Ada kata kata : berbaik sangka dan berburuk sangka


Hidup yang bernilai adalah: Dalam setiap kesempatan yang ada, kita bisa mendedikasikan diri untuk selalu melakukan yang terbaik, bagi diri sendiri dan bagi orang lain.

Bersatunya tenaga dan pikiran dari 2 orang atau lebih, merupakan kekuatan. Maka, tumbuhkan semangat kerjasama yang kokoh! Sukses besar akan lebih mudah kita raih.

"Hidup adalah tanggung jawab! Daripada 'berani mati' secara pengecut, jauh lebih baik 'berani hidup' secara ksatria!"

"Hidup kadang membuat kita jatuh, tetapi pasti... kita punya pilihan untuk bangkit! Dan berjuang lagi."

Setiap hari adalah tantangan dan kesempatan. Dengan optimisme, senyuman, kerja keras dan doa, mari mantapkan tekad! Kita ciptakan sukses yang lebih LuarBiasa!!


Kelimpahan hidup tidak diukur dan tidak ditentukan oleh berapa lama manusia itu hidup, tapi pada "warna" mutu serta kualitas kita dalam menjalani kehidupan ini.

KEMAMAMPUAN PRIBADI

KEMAMPUAN BERGAUL :

1.Bisa menjadi pendengar yang baik
   ( Good Speaker & Good Listener)
2.Jangan terlalu menyinggung lawan bicara
3. Toleransi terhadap perbedaan perbedaan seperti
   ( Bahasa,suku,kebangsaan,agama.politik,pekerjaan )
4.Memikiki wawasan yang luas
5. Mau menerima dan member (Take and Give)
6.Hindarkan Banyak pertanyaan pertanyaan yang berlebihan  
   yaitu ( masalah pribadi )
7.Tampil rapih dan bersahabat

KEMAMPUAN BERORGANISASI :
P  : Harus dapat menyelesaikanRencana  yang dibuat
O : Membuat struktur organisasi
L : Meluncurkan dengan mempromosikan
A : Menindak lanjuti kegiatan
C : Pengawasan yang berlanjut

Imajinasi yang kuat ;

-          pentingnya induvidu ( kalau tidak ada kamu saya tidak
      bisa apa apa )
-         Saling menerima dan menghargai
Kepentingan bersama /kepercayaan



setetes tinta dapat menggerakan sejuta manusia untuk berfikir